EMBUN KEHIDUPAN: Episode Cintrong #4

Saturday, May 20, 2006

Episode Cintrong #4

Selera dan Rasa

Ingin kukatakan pada kalian, jangan berlebihan menilai sesuatu. Bagiku kalian tak istimewa kecuali sebagai seorang teman. Oleh karena itu, jangan menuntut sesuatu apapun dariku, melebihi kadar seorang teman.

Apakah benar aku suka salah satu diantara kalian, mungkin saja. Cuma suka, tak masalahkan. Perasaan ini kukira wajar. Aku memang punya hobi memelototi keindahan, kesempurnaan pada tubuh kalian. Membayangkan apa yang ada dibalik kain tipis itu. Upsss, tidak semua kubayangkan. Hanya bagian-bagian tertentu, hanya orang-orang tertentu yang memenuhi seleraku. Selebihnya tidak, melirikpun aku tak tertarik.

Apakah dengan begitu, aku menyukai salah sekian diantara kalian. Belum tentu. Aku cuma menyukainya untuk teman fantasi. Teman melamun. Kalau berlanjut hingga ke hubungan, pertemuan, percintaan yang sebenarnya, ya tak lebih dari fantasi. Sedari awal perasaan suka ini hanya muncul dari kekaguman ragawi. Bisa berlanjut, dan sangat mungkin sewaktu-waktu akan berakhir.

Cinta, oh sungguh jauh kata itu kumaknai. Suka tak harus cinta. Tapi suka ada kriteria. Ini bisa saja berlanjut menjadi cinta. Sangat mungkin. Bagaimana bila tak ada suka kemudian ke arah cinta? Ehhhm tergantung. Tapi sulit memang. Aku belum bisa mencintai orang yang tak kusukai, orang yang tidak sama dengan seleraku. Tak tau bila dikemudian hari akan berubah.

Apakah aku salah bila aku menyuakai lebih dari satu orang. Sementara sampai sekarang kata cinta itu belum lagi kutemukan setelah seseorang itu berlalu. Ya, aku ingin bersenang-senang, siapa tau akan kutemukan cinta di sana.

Soal teman, tidaklah. Aku tidak berselera bercinta dengan teman, tak juga rekan sprofesi. Tidak menantang. Oleh karena dari awal sudah kuputuskan sebagai teman, maka sudahlah tak mungkin kedekatan itu akan berubah menjadi rasa suka, apalagi cinta.

Barangkali pernyataanku ini menyinggung kalian. Kalian bukan seleraku ....

7 penitip luka:

Blogger dewihujan goreskan luka...

Haha...! Emang kamu ditaksir banyak temen seprofesi ya, yang sama2 anak persma kan.. hehe

8:32 PM

 
Blogger udin goreskan luka...

hihik, aku lagi berandai-andai ditaksir banyak orang... ternyata ribet juga ya...

11:06 PM

 
Anonymous Anonymous goreskan luka...

ahh... udin ditaksir banyak orang? fitnah itu! fitnah yang keji!

aku akan cross check ke leny, otong, andri, agung. wehehe...

debukaki

10:24 AM

 
Blogger udin goreskan luka...

sudah kubilang itu cuma cerita. aku lagi berandai-andai ditaksir banyak orang, dan ternyata repot juga.

soal kebenarannya, silakan dikroscek. sudahlah, kalau masih pingin melirik yang lain, minta ijin dulu sama GDP. btw, sirik tanda tak mampu, huahua

12:33 AM

 
Anonymous Anonymous goreskan luka...

suka kege-eran nih orang...apa yang kamu pikir belum tentu sama yang orang lain pikir!
coba deh berpikir kalau perempuan diciptakan bukan sekedar untuk dinikmati raganya saja, ada hal yang jauh lebih substantif,

3:19 AM

 
Blogger udin goreskan luka...

GR berarti peka. Orang yang suka GR berarti punya kepekaan yang tinggi pada lingkungan sekitarnya. Wah kalau gitu gw banget tuh, he2.

kalau tak dinikmati raganya, trus diapain, sayang dianggurin.

trims buat anonymous.

4:41 AM

 
Anonymous Anonymous goreskan luka...

aMpun DiJe...ini blog huekhuek bgt ...so' pake instrument ma puisi wagu lagi ...
Tapi "salut untuk" Kepedeannya,, sampai2 aku ga tega buat ndengerinya huahuahuahhua airmataku mengalir deras
hallah
Gutlak deh

8:58 PM

 

Post a Comment

<< Kembali ke gerbang luka